Jeritan Anak Sawangan Alian
Menanti penuh harap,mengawal mimpi dengan tulusnya doa,semoga rencana
itu cepat terwujud. Sungguh sangat menggembirakan ketika tersiar kabar
tentang adanya program Perpustakaan Desa yang akan dicanangkan secara
nasional antara Tahun 2010-2014 mendatang. Dan salah satu desa yang
digagas adalah Desa Sawangan Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen.
Kalau penulis tidak salah,(kalau salah mohon dikoreksi) mungkin ini
berkaitan dengan hasil Rakornas Bidang Perpustakaan yang diadakan pada
Tgl. 16-18 February 2009,di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.
Didalam rakornas tersebut telah dihasilkan 31 butir rekomendasi yang
pada intinya adalah sosialisasi dan pengimplementasian UU No. 43 Tahun
2007 Tentang Perpustakaan.
Program ini merupakan bentuk lain dari kebijakan pemerintah yang
ditujukan bagi warga pedesaan guna memancing minat baca dan pada
akhirnya akan menambah wawasan serta membuka pola fikir yang lebih luas.
Karena sudah menjadi rahasia umum bahwasannya masyarakat pedesaan
selalu dikonotasikan sebagai sosok terpinggirkan juga kurang wawasan
(dalam kenyataan tidak seperti itu). Jadi dengan adanya perpustakaan
masuk desa diharapkan muncul kutu buku-kutu buku baru sehingga tercipta
insan desa yang diotaknya tidak sekedar berisikan pameo “madang
wareg,keprok” (makan kenyang,tepuk tangan).
Meskipun tidak mudah menarik minat warga untuk rajin membaca,namun
rencana kehadiran Perpustakaan Desa di Sawangan sedikit banyak telah
memberi harapan akan adanya keterbukaan wawasan sehingga cara berfikir
masyarakatpun bisa lebih luas. Sebab hadirnya perpustakaan tentu
menghadirkan pula pilihan baru untuk mencari sumber rujukan,jadi tidak
sekedar wawasan primordial seperti yang ada selama ini. Bukan bemaksud
mendiskreditkan tradisi,bukan pula menolak ajaran para ustadz,tapi satu
yang pasti ilmu umum-pun wajib kita pelajari.
Beragam bacaan dari buku-buku non-religi tidak kalah pentingnya untuk kita baca serta pahami (tentu bukan buku maksiat).
Marilah bersama-sama kita mulai aktif mengajak masyarakat agar gemar
membaca untuk membuka fikiran kita agar bisa menerima keanekaragaman
khasanah ilmu serta budaya. Ingatlah bahwa ilmu tidak hanya datang dari
seorang pengajar,ataupun ustadz. Ilmu bisa didapat darimana saja,dan
salah satunya adalah buku. Untuk itulah sudah sewajarnya bagi kita
menyambut dengan antusias serta berdoa semoga Program Perpustakaan Desa
benar-benar bisa terwujud di desa kita Sawangan tercinta.
Senin, 25 Juli 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar